Pertanyaan siapa dan apakah
‘Guru Agama Katolik’ itu, rasanya tidak sulit menjawabnya. Tetapi jika yang
mengemban gelar ‘guru agama’ itu hening sejenak dan menyimak pertanyaan itu,
mungkin akan merasa bahwa dalam pertanyaan itu terkandung suatu gagasan yang
menantang dan merangsang. Dia pasti pertama-tama merefleksikan secara serius
atas pertanyaan sebelum berusaha menjawab secara jujur dan tulus dari hatinya
yang terdalam. Merefleksikan pertanyaan sungguh penting dan menentukan karena
ada banyak pendidik kristen yang tidak terhitung jumlahnya seturut bidang
keahliannya, tetapi tidak semua pendidik itu ber-atribut guru agama sebagai
pengajar resmi iman. Dalam hidup dan misi gereja, guru agama itu punya peranan
dan fungsi khusus untuk disikapi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar